Aktualisasi Potensi Belajar Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Modern
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i3.1329Keywords:
Potensi belajar, Pendidikan Modern, Nilai-Nilai Qur’aniAbstract
Krisis dehumanisasi dan reduksionisme teknokratis dalam pendidikan modern menuntut adanya reorientasi paradigma belajar yang tidak hanya berfokus pada capaian kognitif-materialis, melainkan juga menyentuh dimensi spiritual dan fitrah manusia. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kembali konsep potensi belajar dalam Al-Qur’an serta mengelaborasi relevansi praksisnya bagi pembaruan pendidikan abad ke-21. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu‘i), data dianalisis secara kritis dari ayat-ayat Al-Qur’an, kitab tafsir klasik-kontemporer, serta literatur pendidikan terkait. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada sintesis konseptual yang melampaui kajian normatif-teologis terdahulu, yakni dengan menyelaraskan secara eksplisit epistemologi pencerapan Qur’ani (al-sam‘, al-absar, al-af’idah) dengan temuan neurosains pembelajaran (prefrontal cortex dan sistem limbik) serta teori-teori pendidikan modern (Experiential Learning Kolb dan Konstruktivisme Vygotsky). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memosisikan potensi belajar sebagai fitrah bawaan (innate potential) yang berorientasi pada proses ta’dib (pembentukan manusia beradab). Melalui analisis kisah Nabi Musa AS dan Khidr AS (QS. Al-Kahfi: 60–82), ditemukan kerangka pedagogi berbasis pengalaman dan konstruktivisme spiritual yang menghadirkan konsep literasi maknawi (Iqra'), MKO Transendental, dan divine scaffolding. Implikasi praktis dari penelitian ini menawarkan model transformasi pendidikan kontemporer pada tiga domain utama: (1) penerapan Interconnected Curriculum yang mengeliminasi dikotomi sains-agama melalui pembelajaran berbasis masalah/proyek (2) reorientasi peran guru dari sekadar instruktur pengetahuan menjadi mu’addib yang merespons diferensiasi modalitas belajar siswa; serta (3) pembentukan budaya sekolah berbasis asesmen otentik holistik yang mengukur keseimbangan antara nalar kritis, adab, dan kesadaran spiritual.
References
Adinda, D. P. (2025). Optimalisasi Strategi Pembelajaran Pendidikan Islam Melalui Pendekatan Saintifik.
Alfanzari, A. S., & Fitra, A. A. (2025). NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAH AL-NAHL 16: 78. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(01), 111–125. https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.23491
Aljufri, A. (2015). CORAK DAN METODOLOGI TAFSIR INDONESIA “WAWASAN AL-QURâ€TMAN†KARYA M. QURAISH SHIHAB. Rausyan Fikr: Jurnal Studi Ilmu Ushuluddin dan Filsafat, 11(1), 143–155. https://doi.org/10.24239/rsy.v11i1.73
Al-Zamzami, M. (2018). ETIKA MENUNTUT ILMU DALAM QS. AL-KAHFI AYAT 60-82 REINTERPRETASI KISAH NABI MUSA DALAM UPAYAMENGHADAPI DEKADENSI MORAL PELAJAR. el-Tarbawi, 11(2), 219–230. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol11.iss2.art7
Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Logos.
Elsi Fitrianis, Sarah Nurul Adha, & Gusmaneli Gusmaneli. (2024). Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Agama Islam di Era Revolusi Digital. Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia, 2(1), 135–144. https://doi.org/10.62383/aktivisme.v2i1.726
Fadiya, L. H., Karyawati, L., & Karnia, N. (2024). Studi Analisis Tafsir Surat Al-Alaq Ayat 1-5 Perspektif Quraish Shihab dan Relevansinya dengan Motivasi Belajar Siswa di SDIT Nurul Islam. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 28946–28954.
Fikri, M., & Setiawan, A. (2025). STUDI LITERATUR PERAN PESERTA DIDIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM. 1(2).
Hamidy, B. N., & Sassi, K. (2025). Konsep Fitrah Manusia Dan Implikasinya Dalam Dunia Pendidikan.
Islah, A. N., & Hadi, I. A. (2025). IHWAL PENDIDIKAN DI ERA MODERN: PENDIDIKAN KARAKTER DAN PEMBELAJARAN DI ERA INDUSTRI. 5(2).
Karolina, A. (2018). REKONSTRUKSI PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS PEMBENTUKAN KARAKTER: DARI KONSEP MENUJU INTERNALISASI NILAI-NILAI AL-QURAN. JURNAL PENELITIAN, 11(2), Article 2. https://doi.org/10.21043/jupe.v11i2.2841
Maghfirah, M., Syabuddin, S., & Suyanta, S. (2025). Sabar sebagai Strategi Belajar Qur’ani: Analisis Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidr dalam Perspektif Pendidikan Modern. Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 23(1), 87–102. https://doi.org/10.17509/tk.v%25vi%25i.86103
Moleong, M. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Muhammad Saddam. (2021). Konsep Pembinaan Karakter Anak Menurut Abdul Malik Fadjar. Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam, 3(1), 281–300. https://doi.org/10.22373/tadabbur.v3i1.163
Qia, S. Z., Rahmawati, D., Herman, A. R., & Qia, S. Z. (2025). Pendidikan Seumur Hidup dalam perspektif Islam. 4.
Rayfansyah, M., & Murhayati, S. (2025). PARADIGMA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBELAJARAN ABAD KE-21. Tadris : Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Pendidikan Islam, 19(02), 1–14. https://doi.org/10.51675/jt.v19i02.1354
Riza, S., Ar-Raniry, D. F. U., & Aceh, B. (2022). KONSEP PENDIDIKAN ISLAM SEPANJANG HAYAT. 8(01).
Sari, H. S., Si, M., Hendrawati, D. T., & Purnamasari, R. (2021). INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI METODE PEMBIASAAN SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH DI KABUPATEN BANDUNG. 1(2).
Sayyid Quthb. (2000). Tafsir fi zhilalil-Qur’an. Gema Insani Press.
Shihab, Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
Sulkifli, & Yuspiani. (2025). Hakikat Manusia (Anak Didik) Sebagai Makhluk Pedagogik. TEKNOS: Jurnal Pendidikan Dan Teknologi, 3(2), 61–72. https://doi.org/10.59638/teknos.v3i2.663
Surianti, S. (2022). PROGRAM STUDI ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB, DAN DAKWAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PALOPO.
Susanto, W., & Gusmian, I. (2026). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Kisah Nabi Khiḍir dan Nabi Musa Berdasarkan Perspektif Deep Learning. AL-IBANAH, 11(1), 30–39. https://doi.org/10.54801/9cwd9y37
Tulus Muthofa & Aisyah Amalia Putri. (2022). Konsep Pendidikan Insan Kamil Dalam Perspektif QS. An-Nahl Ayat 78. Qolamuna : Jurnal Studi Islam, 8(1), 46–57. https://doi.org/10.55120/qolamuna.v8i1.657
Zahra, A. S. (2024). Integrasi Tarbiyah, Talim dan Ta’dib: Pilar Utama Pendidikan Islam. 1(6).

























