Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai Kejujuran pada Siswa Tunagrahita di SDLB Muhammadiyah Purworejo
DOI:
https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i3.1124Keywords:
strategi guru PAI; nilai kejujuran; siswa tunagrahita; pendidikan karakter; SDLB Muhammadiyah Purworejo.Abstract
Penanaman nilai kejujuran pada siswa tunagrahita merupakan salah satu tantangan dalam pendidikan karakter karena keterbatasan kemampuan intelektual yang memengaruhi pemahaman mereka terhadap konsep-konsep abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai kejujuran pada siswa tunagrahita kelas IV di SDLB Muhammadiyah Purworejo serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Penelitian dilaksanakan di SDLB Muhammadiyah Purworejo dengan subjek penelitian guru PAI, wali kelas, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan strategi pembiasaan, keteladanan, nasihat berulang, dan pendampingan individual yang disesuaikan dengan karakteristik siswa tunagrahita. Nilai kejujuran ditanamkan melalui aktivitas pembelajaran dan pembiasaan sehari-hari di sekolah. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, lingkungan sekolah yang religius, dukungan fasilitas sekolah, serta kerja sama antara sekolah dan orang tua. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan intelektual siswa, perbedaan tingkat ketunagrahitaan, kurang optimalnya pembiasaan di lingkungan keluarga, dan belum adanya program khusus penanaman nilai kejujuran. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter bagi siswa tunagrahita memerlukan strategi yang konkret, berkelanjutan, dan melibatkan kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk mendukung pembentukan perilaku jujur.
References
Al-Ghazali. (2011). Ihya' Ulumuddin (Terj.). Jakarta: Republika Penerbit.
Almalky, H. A., & Alqahtani, S. M. (2025). Teachers’ evaluation of vocational curriculum for secondary students with intellectual disabilities: An exploratory analysis from Saudi Arabia. Research in Developmental Disabilities, 165, 105100. https://doi.org/10.1016/j.ridd.2025.105100
Amatullah, M. N., Susilawati, B., & Saidy, S. (2023). Pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak berkebutuhan khusus (tunagrahita) di sekolah luar biasa (SLB) Insan Prima Bestari Bandar Lampung. ARJI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(3). https://doi.org/10.61227/arji.v7i3.476
Anelda Ultavia, Putri Jannato, Fildza Malahati, Qathrunnanda, S. (2023). KUALITATIF : MEMAHAMI KARAKTERISTIK PENELITIAN SEBAGAI METODOLOGI. 6(0), 167–186.
Apriyanto, N. (2012). Seluk-Beluk Tunagrahita dan Strategi Pembelajarannya. Yogyakarta: Javalitera.
Arifin, T. S. (2020). Strategi pembelajaran pendidikan agama Islam untuk anak tunagrahita berbasis pendidikan karakter di SMALB Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(2). https://doi.org/10.36668/jal.v9i2.192
Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Link:
Darmawan, A. (n.d.). Strategi guru PAI dalam menanamkan nilai karakter jujur dan disiplin kepada anak tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Negeri 2 Banjarmasin.
Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21il
Hilbig, B. E., & Zettler, I. (2009). Pillars of cooperation: Honesty–Humility, social value orientations, and economic behavior. Journal of Research in Personality, 43(3), 516–519. https://doi.org/10.1016/j.jrp.2009.01.003
Irham. (2026). Integrative research of Islamic studies in Indonesian Islamic higher education. Social Sciences & Humanities Open, 13, 102689. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2026.102689
Khaira, T., Jamali, Y., Fikri, M., & Sukino, A. (2022). Strategi guru PAI dalam mengembangkan karakter mandiri anak tunagrahita di SLB YPPC Banda Aceh. Jurnal Pionir, 12(2). https://doi.org/10.22373/pjp.v12i2.19398
Marhamah, R., & Botifar, M. (2023). Implementasi metode kisah dalam menanamkan akhlak Islami pada anak tunagrahita di SLB IT Nur Khoirul Ashab. Literasiologi, 14(2). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v9i4
Marzuki. (2015). Pendidikan Karakter Islam (1st ed.). Amzah.
Marzuki. (2015). Pendidikan Karakter Islam. Jakarta: Amzah.
Maslihah, A., Aziz, R., & Wahyuni, E. N. (2023). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan akhlak terhadap diri sendiri pada peserta didik tunagrahita di SLB Negeri 2 Lombok Timur. Jurnal Pendidikan Dasar. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moh, J. E. W. (2025). Peran guru menginternalisasi nilai kejujuran dan integritas siswa di slbn kab. gorontalo. 5(1), 16–23.
Moh. Irfan, Khoirul Huda, & Zainul Abidin. (2024). Pendidikan Akhlak Dalam Perspektif Al-Ghazali. Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial Dan Budaya, 9(1), 21–39. https://doi.org/10.32492/sumbula.v9i1.5844
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nunung Apriyanto. (2012). Seluk Beluk Tunagrahita & Strategi Pembelajarannya.
Rahmatul, K. (2024). Strategi pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak tunagrahita di sekolah luar biasa (SLB) Tunas Mulia Tanjung Ampalu (Skripsi). http://eprints.umsb.ac.id/id/eprint/2937
Rahmawati, R., Khamim, S., & Saputra, Y. (2025). Kompetensi pedagogik guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai agama Islam pada anak tunagrahita. Mutaaddib: Islamic Education Journal, 3(1). https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id
Rahmayanti, I. (2018). Guru PAI dan Kecerdasan Spiritual Anak Tunagrahita. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 1(01), 17–37. https://doi.org/10.37542/iq.v1i01.4
Saamil. (2024). Strategi guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai akhlak pada anak tunagrahita di SLB Negeri 2 Banjarmasin (Skripsi). UIN Antasari. https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/26272
Sanjaya, W. (2011). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Soleha, S., Setianingsih, E., & Paramitha, S. D. (2020). Strategi guru dalam pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap anak berkebutuhan khusus (tunagrahita sedang) di SDLB Negeri Pangkalpinang. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1). https://rumahjurnal.iainsasbabel.ac.id
Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhestri, R. (n.d.). Implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam materi akhlak pada anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri PKK Provinsi Lampung. https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39397
Sutejo, E. (n.d.). Strategi guru dalam penanaman budi pekerti untuk anak tunagrahita pada mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di SLB Negeri 2 Palu. http://repository.uindatokarama.ac.id/id/eprint/1376
Syah, R. R. (n.d.). Strategi guru dalam pengembangan pembelajaran PAI di SLB-A Bina Insani Bandar Lampung. https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44071
Wahda, I. R. (2024). Strategi guru dalam menginternalisasi nilai-nilai agama Islam untuk mendukung sosialisasi pada anak tunagrahita di SLB Negeri Kepahiang (Skripsi). http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/3089

























