Efektivitas Implementasi Metode Rubu'iyah Dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Qur'an Di Pondok Pesantren Wafiyyul Qur'an Kudus

Authors

  • Khafidoh Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta
  • Joko Subando Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1327

Keywords:

Metode Rubu'iyah; Pembelajaran Tahfidz; Hafalan Al-Qur'an; Pondok Pesantren; Pendidikan Islam

Abstract

Meskipun berbagai penelitian telah membahas metode pembelajaran tahfidz Al-Qur'an, kajian yang secara khusus mengkaji implementasi Metode Rubu'iyah beserta problematika dan upaya penyelesaiannya di lingkungan pondok pesantren masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Metode Rubu'iyah dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur'an, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran, serta mendeskripsikan strategi penyelesaian yang diterapkan di Pondok Pesantren Tahfidz Wafiyyul Qur'an Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas pengasuh pondok, ustaz/ustazah tahfidz, dan santri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan mereka dalam pelaksanaan Metode Rubu'iyah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Metode Rubu'iyah mampu memberikan struktur pembelajaran hafalan yang sistematis melalui pembagian target hafalan, penguatan murojaah, serta evaluasi berkala sehingga membantu meningkatkan kedisiplinan dan kualitas hafalan santri. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti perbedaan kemampuan menghafal santri, keterbatasan waktu, rendahnya motivasi pada sebagian santri, serta faktor kelelahan akibat aktivitas pesantren. Upaya yang dilakukan meliputi pendampingan intensif, penyesuaian target hafalan sesuai kemampuan individu, penguatan motivasi, serta optimalisasi kegiatan murojaah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pembelajaran tahfidz Al-Qur'an, khususnya mengenai penerapan Metode Rubu'iyah, serta menjadi referensi praktis bagi lembaga pendidikan Islam dalam meningkatkan efektivitas program tahfidz. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji efektivitas Metode Rubu'iyah dengan pendekatan kuantitatif atau metode campuran pada berbagai konteks lembaga pendidikan.

References

Abidin, Z. (2020). Implementasi program tahfidz Al-Qur’an di pesantren modern. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 9(1), 1–15.

Anwar, K. (2024). Model pembelajaran tahfidz Al-Qur’an berbasis pembiasaan di pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 45–58.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arsyad, A. (2014). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Aziz, A. (2020). Strategi pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di lembaga pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 112–125.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks: Sage Publications.

Fauzi, M. R., Amir, S., & Isomudin. (2021). Problematika pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di pondok pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 120–135.

Hidayatullah, M. S. (2021). Manajemen program tahfidz Al-Qur’an di lembaga pendidikan Islam. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 77–90.

Hamalik, O. (2013). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hidayat, R. (2022). Motivasi dan konsistensi santri dalam menghafal Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 7(1), 55–70.

Hidayatullah, M. (2020). Evaluasi pembelajaran tahfidz Al-Qur’an. Jurnal Studi Al-Qur’an, 14(2), 88–102.

Ikhwanuddin, M. (2021). Metode tikrar dalam tahfidz Al-Qur’an: Studi kasus di pesantren. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 6(1), 33–48.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2009). Rekonstruksi Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mulyasa, E. (2013). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyono, A. (2021). Manajemen pembelajaran tahfidz dalam meningkatkan kualitas hafalan santri. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 99–112.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.

Nabila, F., Fatimah, S., & Ridlwan, M. (2022). Pengelolaan program tahfidz Al-Qur’an dalam meningkatkan motivasi hafalan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 55–68.

Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Qomariyah, N. (2020). Strategi pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di pondok pesantren tradisional. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 8(1), 23–37.

Ridha, A. A. (2020). Penerapan metode tikrar dalam menghafal Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Qur’ani, 4(2), 77–88.

Sa’dullah, A. (2018). 9 cara cepat menghafal Al-Qur’an. Gema Insani.

Sanjaya, W. (2014). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Syarifuddin. (2019). Metode pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di pesantren modern. Jurnal Tarbiyah, 5(1), 41–52.

Sukmadinata, N. S. (2017). Metode penelitian pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Yusuf, M. (2021). Efektivitas metode pembelajaran tahfidz berbasis pembagian ayat. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 3(2), 101–115.

Zainuddin, M. (2019). Implementasi metode tahfidz di pesantren. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 7(2), 66–80.

Zuhri, M. (2019). Efektivitas metode pembelajaran tahfidz dalam meningkatkan kualitas hafalan santri. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 7(1), 50–64.

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Khafidoh, & Joko Subando. (2026). Efektivitas Implementasi Metode Rubu’iyah Dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an Di Pondok Pesantren Wafiyyul Qur’an Kudus. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(3), 950–958. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1327